Skip to main content

Lama Tak Menulis

Betul, memang rasanya telah lama saya tak menulis. Entah perkara niat yang belum terkumpul atau waktu yang tak sempat hingga jari-jemari ini tak bersentuhan dengan tuts keyboard secara khusus untuk menceritakan sesuatu kepada orang lain melalui tulisan dalam bentuk artikel. Semasa aktif di bangku kuliah hingga masa-masa awal ketika mulai bekerja saya masih sempat menulis, entah opini bertema sosial religi, berita kegiatan, atau sekadar curhatan hasil pengamatan kondisi dan lingkungan di sekitar. Setelah itu, saya sempat vakum hampir selama setahun, paling hanya satu hingga tiga paragraf di sosial media saja.

fp

Hingga di awal bulan November ini, tiba-tiba terbesit di pikiran untuk membuat suatu website atau blog pribadi. Kali ini keinginannya adalah membuat website dengan alamat nama pribadi saja, tanpa embel-embel sub domain seperti .blogspot.com, .wordpress.com ataupun  penyedia blog lainnya. Sederhana, tujuannya agar lebih independen saja dan sedikit bermodal, maklum saat ini sudah berpenghasilan sendiri.

Alhasil setelah berdiskusi dengan beberapa teman dan adik saya sendiri, diputuskanlah untuk memilih salah satu dari web hoster yang mereka rekomendasikan. Kemudian mulai membangun website dengan domain name seperti yang sedang pembaca akses saat ini, lanangprayogo.id. Sejak pertama kali diluncurkan hingga lewat sebulan, tulisan pertama tak kunjung rilis. Ya, alasan klasik, mungkin karena niat belum terkumpul atau alasan waktu yang tak sempat.

Adapun melalui website pribadi ini saya coba membagi apa saja yang saya ketahui dan saya anggap layak dan perlu untuk dibagikan hingga bisa diambil manfaatnya oleh para pembaca nantinya. Oiya, saya hampir lupa, ada salah satu tulisan saya sebelum tulisan ini saya luncurkan, anggap saja sebagai pemecah kebuntuan. Tulisannya terkait kegiatan BBN (Bakti Bagi Negeri) Camp 2016. Informasi lebih lanjut tentang apa itu BBN, kegiatannya apa saja, boleh disimak di link berikut ini

“Share your knowledge, and you become immortal” begitu nasihat dari Mbah Dalai Lama. Ya menurut saya hidup di dunia ini sangat singkat, mengapa? Karena setiap orang pasti mati satu per satu tinggal tunggu panggilan saja. Jadi sayang sekali jika hidup yang hanya sekali ini berlalu begitu saja tanpa ada bekas (manfaat-red) yang dirasakan orang lain akan kehadiran kita di dunia. Apa lagi malah sebaliknya, hidup sekali malah menyakiti, melukai atau menyusahkan orang lain. Jangan sampai. Sesuai dengan agama yang saya pelajari, Nabi Muhammad berpesan bahwa “Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya”. Tentunya itu saya pegang teguh.

Selain itu, menurut saya, menurut saya lho ya, ada beberapa manfaat yang kita peroleh ketika kita menulis ataupun berbagi dengan orang lain. Yang pertama tentunya kita menjadi lebih sering mencari bahan tulisan, entah jadi lebih sering membaca, belajar, mendengar cerita orang lain, atau pun bepergian ke suatu tempat yang belum pernah dikunjungi untuk membagikannya kepada orang lain. Tentunya hal-hal tersebut dapat menambah nilai diri kita, katakanlah kita jadi tambah pinter, tambah peka dan tambah peduli. Ya, singkatnya the more you share, the more you get. Silakan gunakan google translate untuk menerjemahkannya, semoga bahasa inggris saya tidak keliru.

Sesuai cita-cita saya dalam membuat website ini, semoga bisa menjadi manfaat bagi orang lain, dan hidup sekali bisa memberi arti bagi orang lain, walaupun tak banyak, walaupun hanya sebahagian kecil. Tentunya lebih banyak lebih baik.

Sampai ketemu di tulisan selanjutnya 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published.